22 Maret 2009
TOMBOL NAVIGASI DAN TOMBOL OPERATION
property-property object yang telah ditempelkan ke dalam form maupun property form itu sendiri. Selengkapnya...
PENGENALAN FORM
03 Juni 2008
Hitung Harga Pokok Penjualan (Metode FIFO) dengan Ms. Access
Persediaan barang dagangan merupakan salah satu komponen yang penting dalam sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan. Pada keadaan tertentu, perusahaan selalu membutuh nilai beli yang terjual. Perusahaan yang barang dagangannya berupa barang yang sangat mudah diidentifikasi seperti perdagangan mobil, sepeda motor, dan lain sebagainya mungkin masih mudah untuk mengatahui harga beli dari barang-barang yang terjual.
Bagaimana jika barang-barang tersebut merupakan barang-barang yang tidak mudah diidentifikasi dan jumlahnya sangat besar serta harga beli barang dagang yang sama bervariasi, maka akan membutuhkan tenaga dan waktu yang banyak untuk mengetahui nilai beli barang yang terjual (harga pokok penjualan).
Dalam akuntansi, dikenal beberapa metode untuk menentukan nilai beli barang yang terjual:
1. Metode rata-rata, metode ini beranggapan bahwa nilai perunit barang dagangan yang terjual adalah merupakan rata-rata harga beli dari semua barang dagangan, sehingga untuk mengetahui nilai beli keseluruhan barang yang terjual, hanya mengalikan jumlah unit yang dijual dikalikan rata-rata harga beli barang daganagn.
2. Metode FIFO (Fisrt In First Out), metode ini beranggapan bahwa bahwa barang yang pertama kali dibeli maka pertama kali juga dijual (sekalipun dalam realitanya tidak demikian). Sehingga untuk mengetahui nilai beli barang dagangan yang terjual dapat dilakukan dengan melakukan pengurutan barang-barang yang dibeli dari yang pertama kali dibeli sampai yang terakhir. Berdasarkan urutan tersebut maka diambil nilai-nilai barang yang dibeli, hingga jumlah unit yang diambil sesuai dengan jumlah unit yang terjual.
3. Metode LIFO (Last In First Out), metode ini merupakan kontra dari metode FIFO, yang beranggapan bahwa barang yang pertama dijual adalah barang yang terakhir masuk. Sehingga untuk mengetahui nilai beli barang dagangan yang terjual dapat dilakukan dengan melakukan pengurutan barang-barang yang dibeli dari yang terakhir dibeli sampai yang pertama. Berdasarkan urutan tersebut maka diambil nilai-nilai barang yang dibeli, hingga jumlah unit yang diambil sesuai dengan jumlah unit yang terjual.
Pada kesempatan ini Saya akan memberikan logika sederhana dan contohnya dengan menggunakan Ms. Access, adapun contohnya merupakan model transaksi yang dalam setiap transaksi hanya satu jenis barang yang dibeli, demikian juga pada proses penjualan. Dengan contoh ini rekan-rekan pembaca dapat mengembangkan ke model transaksi yang setiap transaksi baik pembelian maupun penjualan tidak hanya satu jenis barang dagangan.
1. Tabel untuk penyimpanan transaksi pembelian dan penjualan dibuat secara terpisah.
2. Dibuat pula sebuah table bantu yang akan menampung detail dari barang keluar, table ini akan menampung dari pembelian mana saja yang digunakan untuk setiap barang yang dijual.
Contoh table BarangMasuk dan isinya
| BarangMasuk | ||||
| NoBeli | Tgl | KodeBrg | Unit | Harga |
| 1 | 01/01/2008 | A | 3 | 1000 |
| 2 | 02/01/2008 | B | 20 | 1022 |
| 3 | 03/01/2008 | A | 30 | 1222 |
Contoh table BarangMasuk dan isinya
| BarangKeluar | ||||
| NoJual | Tgl | KodeBrg | Unit | Harga |
| 1 | 05/01/2008 | A | 22 | 1000 |
| 2 | 05/01/2008 | A | 11 | 1500 |
Contoh table LogBarangKeliar
| LogBarangKeluar | |||
| NoJual | NoBeli | KodeBrg | Unit |
| | | | |
3. Tabel LogBarangKeluar dapat diisi pada saat setiap transaksi penjualan disimpan (direcord), namun dapat diga dilakukan pada waktu-waktu tertentu (jika akan mengetahui nilai beli barang yang terjual. Jika dilakukan pada setiap terjadi transaksi penjualan, tentunya lebih bagus karena nilai beli barang yang dijual dapat diketahui tanpa melakukan proses perbaikan nilai beli tetapi kelemahaanya adalah jika ada transaksi-transaksi sebelum yang mengalami perbaikan maka nilai tersebut tidak relevan lag. Pada kali ini saya akan menggukan cara yang kedua, yaitu dengan menginput semua transaksi baik pembelian maupun penjualan terlebih dahulu, kemudian melakukan proses perhitungan harga pokok (nilai beli barang yang terjual)
Penyelesaian:
1. Buat query yang akan merekap (RekapLogKeluar) jumlah unit dari table LogBarangKeluar berdasrkan nomor pembelian dan kode barang
| SELECT LogBarangKeluar.NoBeli, LogBarangKeluar.KodeBrg, Sum(LogBarangKeluar.Unit) AS Unit FROM LogBarangKeluar GROUP BY LogBarangKeluar.NoBeli, LogBarangKeluar.KodeBrg |
2. Buat query yang akan menghitung sisa setiap barang yang dibeli untuk setiap transaksi pembelian (Selisih), pada query ini tampilkan semua transaksi pembelian sekalipun tidak memiliki pada pada query RekapLogKeluar yang telah dibuat sebelumnya.
| SELECT BarangMasuk.NoBeli, BarangMasuk.Tgl, BarangMasuk.KodeBrg, BarangMasuk.Harga, BarangMasuk.Unit AS UniBeli, IIf(IsNull(RekapLogKeluar!Unit),0,RekapLogKeluar!Unit) AS UnitKeluar, BarangMasuk!Unit-[UnitKeluar] AS SISA FROM BarangMasuk LEFT JOIN RekapLogKeluar ON (BarangMasuk.NoBeli = RekapLogKeluar.NoBeli) AND (BarangMasuk.KodeBrg = RekapLogKeluar.KodeBrg) |
3. Buat Query untuk mengetahui nilai harga beli (HPPLogKeluar) dari setiap data pada table LogBarangKeluar
| SELECT LogBarangKeluar.NoJual, LogBarangKeluar.NoBeli, LogBarangKeluar.KodeBrg, LogBarangKeluar.Unit, BarangMasuk.Harga, LogBarangKeluar!Unit*BarangMasuk!Harga AS HPP FROM LogBarangKeluar INNER JOIN BarangMasuk ON (LogBarangKeluar.KodeBrg = BarangMasuk.KodeBrg) AND (LogBarangKeluar.NoBeli = BarangMasuk.NoBeli) ORDER BY LogBarangKeluar.NoJual, LogBarangKeluar.NoBeli |
4. Buat query yang akan merekap dari HPPLogKeluar berdasarkan no penjualan (HPPPerNoPenjualan)
| SELECT HPPLogKeluar.NoJual, Sum(HPPLogKeluar.HPP) AS HPPPerPenjulan FROM HPPLogKeluar GROUP BY HPPLogKeluar.NoJual |
5. Buat query lengap yang akan menampilkan data penjualan dan harga pokok penjualannya
| SELECT BarangKeluar.NoJual, BarangKeluar.Tgl, BarangKeluar.KodeBrg, BarangKeluar.Unit, BarangKeluar.Harga, BarangKeluar!Unit*BarangKeluar!Harga AS NilaiPenjualan, IIf(IsNull(HPPPerNoPenjualan!HPPPerPenjulan),0,HPPPerNoPenjualan!HPPPerPenjulan) AS HPPPerPenjulan, [NilaiPenjualan]-[HPPPerPenjulan] AS LabaKotor FROM BarangKeluar LEFT JOIN HPPPerNoPenjualan ON BarangKeluar.NoJual = HPPPerNoPenjualan.NoJual |
6.
Berikut ini adalah kode yang dibuat pada VBA
| Option Compare Database Dim con As ADODB.Connection Dim rskeluar As ADODB.Recordset Dim rsSisa As ADODB.Recordset |
| Private Sub Form_Load() Set con = CurrentProject.Connection Me.NavigationButtons = False Me.DividingLines = False Me.RecordSelectors = False End Sub |
| Private Sub tbpros_Click() Dim sqhapuslog As String sqhapuslog = "delete from LogBarangKeluar" con.Execute (sqhapuslog) Dim sqkeluar As String sqkeluar = "select * from barangkeluar order by tgl,nojual" Set rskeluar = con.Execute(sqkeluar) If Not rskeluar.EOF Then rskeluar.MoveFirst End If Dim kb As String Dim nojual As String Dim jmlunit As Integer Do While Not rskeluar.EOF pb1.Value = pb1.Value + 1 kb = rskeluar!kodebrg jmlunit = rskeluar!unit nojual = rskeluar!nojual Dim sqsisa sqsisa = "select * from selisih where kodebrg='" & kb & "' and sisa >'0' order by tgl,nobeli" Set rsSisa = con.Execute(sqsisa) Dim sqmasuklog As String If Not rsSisa.EOF Then rsSisa.MoveFirst End If Dim unitmasuklog As Integer Dim nbelimasuklog As Integer Do While jmlunit > 0 If rsSisa.EOF Then If jmlunit > 0 Then MsgBox "Jumlah barang " & kb & " tidak cukup, kurang: " & jmlunit Exit Do End If End If nbelimasuklog = rsSisa!nobeli If jmlunit <= rsSisa!sisa Then unitmasuklog = jmlunit Else unitmasuklog = rsSisa!sisa End If jmlunit = jmlunit - unitmasuklog sqmasuklog = "insert into logbarangkeluar (nojual,nobeli,kodebrg,unit) " & _ "values('" & nojual & "','" & nbelimasuklog & "','" & kb & "','" & unitmasuklog & "')" con.Execute (sqmasuklog) If Not rsSisa.EOF Then rsSisa.MoveNext End If Loop If Not rskeluar.EOF Then rskeluar.MoveNext End If Loop 'MsgBox "Proses telah selesai" & Chr(10) & Chr(13) & "Silahkan buka Query HPPPenjualanAkhir untuk melihat HPP penjualan" End Sub |
| |
Tugas Ms. Access untuk Kelas 2A dan 2D
Tugas untuk kelas 2A dan 2D
| Tabel/Field | Keterangan | Type/With/PK |
| DBXXX KBXXX NBXXX | DAFTAR BARANG Kode Barang Nama Barang |
T/2 T/30 |
| ABXXX BLNXXX KBXXX AUBXXX AHBXXX | ANGGARAN PEMBELIAN Bulan Bulan
Kode Barang Anggaran Unit Pembelian Anggaran Harga Beli Per Unit |
N T/2 N N |
| RBXXX NOBXXX TGLJXXX KBXXX
RUBXXX RHBXXX | REALISASI PEMBELIAN No. Pembelian Tanggal Kode Barang
Unit Dibeli Harga Beli |
Auto Datetime T/2
N N |
| XXX pada nama table dan nama field merupakan 3 digit dari stambuk anda | ||
Isilah table-tabel di atas dengan ketentuan:
1. Tabel Daftar Barang diisi antara 4 s/d 7 record
2. Tabel Anggaran Pembelian diisi [(n-1) x 12)], dimana n merupakan jumlah record pada table Daftar Barang
3. Tabel Realisasi Pembelian diisi minimal 50 record
B. Nilai Anggaran dan Nilai Realisasi
1. Buatlah query untuk menghitung jumlah aggaran pembelian yang diperoleh dari aggaran unit pembelian dikalikan anggaran harga beli perunit
| BLNXX | Bulan Anggaran |
| KBXXX | Kode Barang |
| AUBXXX | Anggaran Unit Pembelian |
| AHBXXX | Anggaran Harga Perunit Pembelian |
| JABXXX | Jumlah Anggaran Pembelian |
2. Buat query untuk menghitung jumlah realisasi tiap transaksi pembelian yang diperoleh dari unit dibeli dikalikan harga beli. Dalam query tersebut tambahkan satu kolom angka bulan transaksi yang nilainya didasarkan pada tanggal transaksi
| BLNXX | Bulan Realisasi |
| KBXXX | Kode Barang |
| RUBXXX | Realisasi Unit Pembelian |
| RHBXXX | Realisasi Harga Perunit Pembelian |
| JRBXXX | Jumlah Realisasi Pembelian |
C. Pengelompokan bulanan
1. Kelompokkan jumlah anggaran, jumlah unit, rata anggaran harga beli perunit, berdasarkan bulan anggaran.
| BLNXX | Bulan Anggaran |
| TTAUHXXX | Total unit anggaran pembelian |
| RRAHBXXX | Rata-rata anggaran harga pembelian perunit |
| TTJABXXX | Total jumlah anggaran pembelian |
2. Kelompokkan jumlah realisasi, rata harga realisasi pembelian perunit, jumlah unit dibeli berdasarkan bulan realisasi
| BLNXXX | Bulan Anggaran |
| TTRUHXXX | Total unit realisasi pembelian |
| RRRHBXXX | Rata-rata realisasi harga pembelian perunit |
| TTJRBXXX | Total jumlah realisasi pembelian |
3. Gunakan query B1 sebagai induk dan query B2 sebagai anak untuk menghitung selisih anggaran dan realisasi, selisih rata-rata anggaran harga beli perunit dan rata-rata harga realisasi perunit, serta selisih jumlah dianggarkan dan jumlah unit realisasi. Tampilkan semua data anggaran meskipun tidak ada realisasinya, dan pada data yang kolomnya dari data realisasi tidak terdapat lagi kolom yang blank (null)
| BLNXXX | Bulan Anggaran |
| TTAUHXXX | Total unit anggaran pembelian |
| TTRUHXXX | Total unit realisasi pembelian |
| STRUHXXX | Selisih total unit realisasi pembelian |
| RRAHBXXX | Rata-rata anggaran harga pembelian perunit |
| RRRHBXXX | Rata-rata realisasi harga pembelian perunit |
| SRRHBXXX | Selisih rata-rata realisasi harga pembelian perunit |
| TTJABXXX | Total jumlah anggaran pembelian |
| TTJRBXXX | Total jumlah realisasi pembelian |
| STJRBXXX | Selisih total jumlah realisasi pembelian |
4. Sempurnakan query B3, dengan menambahkan paratemer yang akan menanyakan sampai bulan berapa yang akan ditampilkan.
D. Pengelompokan kode barang
1. Kelompokkan jumlah anggaran, rata anggaran harga beli perunit, jumlah unit berdasarkan kode barang.
| KBXXX | Kode barang |
| TTAUHXXX | Total unit anggaran pembelian |
| RRAHBXXX | Rata-rata anggaran harga pembelian perunit |
| TTJABXXX | Total jumlah anggaran pembelian |
2. Kelompokkan jumlah realisasi, rata harga realisasi pembelian perunit, jumlah unit dibeli berdasarkan kode barang
| KBXXX | Kode barang |
| TTRUHXXX | Total unit realisasi pembelian |
| RRRHBXXX | Rata-rata realisasi harga pembelian perunit |
| TTJRBXXX | Total jumlah realisasi pembelian |
3. Gunakan table Daftar Barang sebagai induk dan query C1 serta query C2 sebagai anak untuk menghitung selisih anggaran dan realisasi, selisih rata-rata anggaran harga beli perunit dan rata-rata harga realisasi perunit, serta selisih jumlah dianggarkan dan jumlah unit realisasi. Tampilkan semua data barang meskipun tidak memiliki anggaran dan realisasinya, dan pada data-data yang kolomnya dari data anggaran serta realisasi tidak terdapat lagi kolom yang blank (null)
| KBXXX | Kode barang |
| NBXXX | Nama barang |
| TTAUHXXX | Total unit anggaran pembelian |
| TTRUHXXX | Total unit realisasi pembelian |
| STRUHXXX | Selisih total unit realisasi pembelian |
| RRAHBXXX | Rata-rata anggaran harga pembelian perunit |
| RRRHBXXX | Rata-rata realisasi harga pembelian perunit |
| SRRHBXXX | Selisih rata-rata realisasi harga pembelian perunit |
| TTJABXXX | Total jumlah anggaran pembelian |
| TTJRBXXX | Total jumlah realisasi pembelian |
| STJRBXXX | Selisih total jumlah realisasi pembelian |
4. Sempurnakan query nomor 3, dengan menambahkan paratemer yang akan menanyakan sampai bulan berapa yang akan ditampilkan.
E. Pengelompokan kode barang dan bulan
1. Kelompokkan jumlah realisasi, rata harga realisasi pembelian perunit, jumlah unit dibeli berdasarkan kode barang
| KBXXX | Kode Barang |
| BLNXXX | Bulan |
| TTRUHXXX | Total unit realisasi pembelian |
| RRRHBXXX | Rata-rata realisasi harga pembelian perunit |
| TTJRBXXX | Total jumlah realisasi pembelian |
2. Gunakan query A1 sebagai induk dan query D1 sebagai anak untuk menghitung selisih anggaran dan realisasi, selisih anggaran harga beli perunit dan rata-rata harga realisasi perunit, serta selisih jumlah dianggarkan dan jumlah unit realisasi. Tampilkan semua data anggaran meskipun tidak ada realisasinya, dan pada data yang kolomnya dari data realisasi tidak terdapat lagi kolom yang blank (null)
| KBXXX | Kode barang |
| BLNXXX | Bulan |
| TTAUHXXX | Total unit anggaran pembelian |
| TTRUHXXX | Total unit realisasi pembelian |
| STRUHXXX | Selisih total unit realisasi pembelian |
| RRAHBXXX | Rata-rata anggaran harga pembelian perunit |
| RRRHBXXX | Rata-rata realisasi harga pembelian perunit |
| SRRHBXXX | Selisih rata-rata realisasi harga pembelian perunit |
| TTJABXXX | Total jumlah anggaran pembelian |
| TTJRBXXX | Total jumlah realisasi pembelian |
| STJRBXXX | Selisih total jumlah realisasi pembelian |
3. Sempurnakan query nomor 2, dengan menambahkan paratemer yang akan menanyakan sampai bulan berapa yang akan ditampilkan.
Catatan:
XXX pada nama table maupun field-field dalam table serta field yang dibentuk pada setiap query merupakan 3 digit terakhir stambuk
Yang dikumpulkan:
1. Skrip perintah SQL dari masing query di atas yang diketik dengan menggunakan huruf Couries New dan besaran/point huruf 10.
2. File hasil pekerjaan
Cara pengumpulan: Dikirim melalui ke E-Mail: iskandarsabang@yahoo.com
Batas waktu pengiriman: Tanggal 20 Juni 2008
Praktikum Manajemen Keuangan
| PRAKTEK MANEJEMEN KEUANGAN |
|
|
Buku Praktikum ini di susun oleh tim pengajar manajemen dan keuangan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Ujung Pandang. Disusun dalam 2 buah buku yaitu Buku 1 berupa informasi perusahaan dan kasus-kasus perusahaan yang akan di selesaikan, buku 2 merupakan lembar kerja untuk penyelesaian kasus-kasus dalam buku 1. Bahan praktek ini terdiri dari 6 job yaitu: Manajemen Modal Kerja (Working Capital Management), Manajemen Kas dan Sekuritas (Cash and Securities Managemen), Manajemen Persediaan (Inventory Management), Manajemen Piutang (Account Receivable Management), Biaya Modal dan Struktur Modal (Cost of Capital and Capital Structure), Analisis Leverage (Leverage Analysis) dan Penganggaran Modal (Capital Budgeting). Informasi lebih lanjut untuk memperoleh buku ini, dapat mengubungi Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan Jurusan Akuntanasi Politeknik Negeri Ujung Pandang melalui e-mail accounting_pnup@yahoo.com atau iskandarsabang@yahoo.com |